SEMARANGUPDATE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan donor darah dalam rangkaian Natal 2025, Selasa (6/1/2026). Diselenggarakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, agenda itu menargetkan 200 kantong darah yang akan didistribusikan untuk kegiatan kemanusiaan.
Panitia Hari Raya Natal 2025, Ratna Dewajati, mengatakan donor darah tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan yang terselenggara sejak Desember. Di antaranya kunjungan ke panti asuhan, pembagian sembako dan alat tulis, serta solidaritas ASN Kristiani Pemprov Jateng untuk korban bencana di Sumatera.
Bersamaan dengan agenda donor darah, Ratna menyebutkan juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis. Layanannya meliputi pemeriksaan tekanan darah, tes cepat gula darah, kolesterol, dan asam urat, yang didukung tenaga medis dari tujuh rumah sakit milik Pemprov Jawa Tengah.
“Kantong darah nantinya akan dikumpulkan di Rumah Sakit (RSUD) Moewardi. Jika ada yang membutuhkan, silakan menghubungi rumah sakit tersebut. Pemeriksaan kesehatan juga cukup lengkap, mulai dari penyakit dalam seperti jantung dan paru-paru, obstetri, THT, rekam medik, rehabilitasi medik, hingga layanan psikiater, gizi, dan psikolog,” ungkapnya.
Ratna menambahkan, kegiatan donor darah dan rangkaian acara peringatan Natal selaras dengan Tema Natal 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.” Dia berharap kegiatan tersebut dapat membantu menyelamatkan kehidupan keluarga, melalui sumbangan darah maupun deteksi kesehatan dini.
“Dibanding tahun lalu, jumlah peserta kami tingkatkan menjadi 200 orang. Sebentar lagi memasuki bulan puasa dan stok darah biasanya sulit didapat. Padahal darah sangat dibutuhkan sebagai penyelamat bagi saudara-saudara kita yang sakit,” ujarnya.
Salah seorang pendonor, Ema Rachmawati, mengapresiasi kegiatan donor darah tersebut. Menurutnya, suplai darah sangat dibutuhkan, terutama bagi ibu melahirkan yang mengalami komplikasi.
“Saya berterima kasih kepada panitia Natal, karena darah sangat diperlukan, khususnya bagi ibu melahirkan. Berdasarkan penelitian, banyak ibu hamil yang kesulitan mencari darah,” tutur Ema, yang juga Kepala Dinas Perempuan dan Anak Jawa Tengah itu.
Dia pun mengajak masyarakat dan ASN untuk ikut berpartisipasi.
“Bagi teman-teman OPD dan masyarakat yang masih memiliki kesempatan, silakan donor darah. Hingga dua bulan ke depan sebelum puasa, mari kita gerakkan donor darah untuk membantu sesama,” pungkasnya. (Pd/Ul, Diskominfo Jateng)







