SEMARANGUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Kudus terus berupaya percepat perbaikan infrastruktur jalan.
Hal itu disampaikan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, saat meninjau langsung perbaikan jalan di Ruas Jalan R Agil Kusumadya, Selasa (20/1/2026). Menurutnya, Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas kerusakan jalan, akibat hujan ekstrem dan banjir yang melanda wilayah Kudus, beberapa waktu terakhir.
Disampaikan, berdasarkan hasil inventarisasi Dinas PUPR, terdapat sekitar 3.570 titik jalan rusak di Kabupaten Kudus. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 titik telah ditangani, sementara kurang lebih 2.000 titik lainnya masih membutuhkan penanganan lanjutan.
“Pascahujan sekitar delapan sampai sembilan hari, jalan di Kudus banyak yang berlubang. Sudah diinventarisir oleh Dinas PUPR kurang lebih ada 3.570 titik, 1.500 sudah dikerjakan dan masih ada 2.000 titik yang harus dibenahi,” ungkap Bupati.
Bupati menyampaikan, perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dengan memaksimalkan kondisi cuaca yang mulai membaik. Pihaknya menurunkan empat tim secara bersamaan, untuk melakukan penambalan jalan di berbagai titik.
“Kita melihat kondisi cuaca, kita maksimalkan mumpung kering. Terjun empat tim yang bekerja secara serentak, simultan melakukan penambalan,” lanjutnya.
Untuk jalan kabupaten, lanjutnya, perbaikan dilakukan langsung oleh Dinas PUPR Kudus. Sementara itu, untuk jalan provinsi dan nasional, Pemkab Kudus terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait.
“Hari ini kita menambal jalan kabupaten, termasuk bekerja sama juga menambal jalan provinsi dan jalan nasional. Jalan kabupaten kita utamakan, untuk provinsi dan nasional, kita koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait,” jelasnya.
Bupati menambahkan, khusus untuk Ruas Jalan R Agil Kusumadya yang merupakan jalan kabupaten, dipastikan penanganan ke depan akan dilakukan secara menyeluruh, melalui dukungan pemerintah pusat.
“Terkait Jalan Agil ini, jalan kabupaten, namun sudah masuk prioritas program Inpres Jalan Daerah. Nantinya, akan diperbaiki oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PU,” tegasnya.
Pihaknya menargetkan percepatan perbaikan jalan, sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Ruang koordinasi lintas sektor terus dibuka, agar seluruh ruas jalan, baik kabupaten, provinsi, maupun nasional, dapat tertangani secara optimal. (***)







