Pemkab Jepara Pastikan Penanganan Longsor Tempur Berjalan Optimal

Pemkab Jepara Pastikan Penanganan Longsor Tempur Berjalan Optimal
Pemkab Jepara Pastikan Penanganan Longsor Tempur Berjalan Optimal

SEMARANGUPDATE.COM – Penanganan dampak bencana tanah longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling yang terjadi pada Sabtu (10/1/2026) menunjukkan progres signifikan. Hingga Minggu (11/1/2026) malam, aliran listrik yang sempat padam total kini telah menyala kembali.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan, pihaknya terus bergerak cepat melakukan langkah pemulihan. Akses jalan yang sempat tertutup material longsor mulai terbuka, dan dapat dilalui secara terbatas untuk distribusi logistik.

Bacaan Lainnya

“Prioritas utama pemerintah adalah membuka isolasi wilayah dan memulihkan utilitas dasar. Alhamdulillah, listrik sudah menyala dan akses jalan mulai terbuka. Ini berkat kerja keras seluruh tim gabungan di lapangan,” ujar Mas Wiwit, sapaan akrabnya, saat meninjau di sekitar lokasi bencana, Minggu (11/1/2026).

Disampaikan, pihaknya juga mematangkan rencana penguatan tebing jalan yang amblas. Langkah konstruksi menggunakan bronjong dan pengalihan aliran air akan segera dieksekusi begitu cuaca memungkinkan, guna mencegah kerusakan susulan.

Selain infrastruktur fisik, bupati juga memastikan penanganan warga terdampak berjalan baik. Distribusi logistik ke posko pengungsian dan operasional dapur umum dipastikan aman. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat maupun relawan membuat penyaluran bantuan tepat sasaran.

Camat Keling Lulut Andi Arianto, mengonfirmasi membaiknya kondisi lapangan.

“Terbukanya akses jalan sangat vital untuk mempercepat masuknya bantuan dan peralatan. Dengan listrik yang sudah menyala, kami optimis pemulihan Desa Tempur bisa lebih cepat,” ungkapnya.

Sementara itu, Petinggi Tempur Mariyono menyampaikan terima kasih, atas kehadiran pemerintah yang fokus pada solusi cepat.

“Warga merasa tenang karena pemerintah hadir langsung memastikan kebutuhan terpenuhi. Kerja bakti dan gotong royong warga juga terus berjalan,” tuturnya.

Pos terkait