SEMARANGUPDATE.COM – Universitas Semarang (USM) menggelar pelepasan Wisudawan Sarjana Hukum ke-75 pada Kamis (5/2/2026). Acara berlangsung khidmat dan dihadiri calon wisudawan Fakultas Hukum, dosen, serta orang tua dan wali mahasiswa.
Dekan Fakultas Hukum USM, Dr Amri Panahatan Sihotang SS SH MHum, menekankan pentingnya kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan peka terhadap persoalan sosial.
“Saya berharap calon wisudawan ke-75 ini menjadi wisudawan yang berkualitas, handal, inovatif, serta peka terhadap lingkungan dan perubahan di masyarakat. Semoga kalian sukses dan senantiasa menjaga nama baik Universitas Semarang di manapun berada,” ujarnya.
Perwakilan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) USM, Wahyu Puji Widodo SH MH, turut memberikan motivasi kepada para lulusan. Ia menyampaikan bahwa perubahan diri menjadi kunci keberhasilan, seraya mengutip ayat Alquran tentang pentingnya ikhtiar dalam memperbaiki keadaan. Menurutnya, gelar Sarjana Hukum merupakan awal tanggung jawab moral untuk menegakkan keadilan.
“Pencapaian tertinggi seorang Sarjana Hukum adalah menjadi pejuang keadilan yang berintegritas, menggunakan ilmunya untuk memperjuangkan hak-hak warga negara sesuai amanah Undang-Undang Dasar 1945,” tegasnya.
Ia juga membagikan pengalaman pribadinya menempuh pendidikan hukum di usia 33 tahun hingga meraih gelar sarjana dan magister, sembari aktif sebagai advokat dan pegiat sosial.
“Tidak ada hasil yang mengingkari perjuangan. Setiap proses akan menemukan waktunya sendiri. Yang membuat seseorang luar biasa bukan dari mana ia berasal, tetapi sejauh mana ia mau berjuang,” katanya.
Sementara itu, mahasiswi terbaik Fakultas Hukum, Ade Reza Aulia, mendorong rekan-rekannya untuk konsisten belajar dan berani bertanya selama perkuliahan.
“Tips saya sederhana, belajar, belajar, dan belajar. Jangan malu untuk bertanya. Kadang sudah ingin bertanya tapi masih ragu, itu kalau bisa dikurangi,” ujarnya.
Calon wisudawan terbaik, Roberto William Gaja Wora, menambahkan bahwa fokus dan tanggung jawab menjadi kunci menyelesaikan studi.
“Kesan saya cuma satu, harus tetap fokus. Apa pun yang sudah dimulai wajib diselesaikan. Terima kasih kepada Fakultas Hukum atas segalanya,” ungkapnya.
Ia berharap USM, khususnya Fakultas Hukum, terus berkembang dan semakin maju. “Semoga USM dan Fakultas Hukum terus berkembang dan selalu jaya,” ujarnya. (*)







