Pegadaian Kanwil Semarang Wujudkan Mudik Aman dan Nyaman, Ratusan Peserta Diberangkatkan

PT Pegadaian Kantor Wilayah XI Semarang kembali menggelar program mudik gratis pada 2026 dengan jumlah peserta yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

SEMARANGUPDATE.COM, SEMARANG – PT Pegadaian Kantor Wilayah XI Semarang kembali menggelar program mudik gratis pada 2026 dengan jumlah peserta yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Program bertajuk “Mudik Nyaman Gratis Bersama Pegadaian” ini menjadi wujud kepedulian perusahaan dalam membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Bacaan Lainnya

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, mengungkapkan bahwa tahun ini jumlah peserta mencapai sekitar 260 orang. Angka tersebut meningkat pesat dibanding tahun lalu.

“Peserta mudik tahun ini terdiri dari 163 orang yang berangkat dari Kanwil Pegadaian dan 100 peserta lainnya dari travel. Totalnya sekitar 250 hingga 260 peserta,” ujarnya.

Program mudik gratis ini melayani perjalanan ke 12 kota tujuan yang tersebar di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Titik keberangkatan dipusatkan di Kanwil Pegadaian Semarang serta beberapa titik tambahan, termasuk melalui kerja sama dengan travel. Adapun destinasi terjauh pada program tahun ini adalah Kota Bangkalan, Jawa Timur.

Aries menjelaskan, syarat untuk mengikuti program ini cukup mudah. Masyarakat hanya perlu mendaftar dan mengisi formulir sesuai tujuan mudik yang diinginkan, tanpa persyaratan khusus lainnya.

“Syaratnya sederhana, yang penting masyarakat ingin mudik dan mengisi formulir pendaftaran. Kami kemudian mengelompokkan berdasarkan tujuan kota masing-masing,” jelasnya.

Tak hanya menyediakan transportasi gratis, Pegadaian juga memastikan kenyamanan dan keselamatan peserta selama perjalanan. Sebelum keberangkatan, seluruh pemudik menjalani pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan suhu tubuh, kolesterol, dan kondisi kebugaran.

Selain itu, setiap bus dilengkapi dengan satu petugas pendamping yang bertugas memantau kondisi penumpang, membantu kebutuhan selama perjalanan, serta melaporkan perkembangan kepada pusat kendali.

“Kami ingin memastikan perjalanan tetap aman, apalagi durasi perjalanan ada yang mencapai 5 hingga 12 jam,” tambahnya.

Pegadaian juga memberikan fasilitas tambahan berupa bus ber-AC serta konsumsi sederhana, termasuk makanan berbuka puasa bagi peserta yang menjalankan ibadah puasa di perjalanan.

Menurut Aries, program ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk empati dan pengalaman pribadi para pegawai Pegadaian yang pernah merasakan sulitnya mudik.

“Dulu kami juga pernah jadi pemudik yang repot. Sekarang, saat kami sudah menjadi bagian dari Pegadaian, kami ingin mempermudah orang lain agar tidak merasakan kesulitan yang sama,” ungkapnya.

Melalui program ini, Pegadaian berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan pengalaman mudik yang nyaman, aman, dan berkesan.

Seorang peserta mudik gratis dengan tujuan Sumenep, Jawa Timur, Fadhilatus Sa’baniyah merasa bersyukur bisa mengikuti mudik gratis bersama Pegadaian pada 2026 ini. Pasalnya, ia bisa menghemat biaya untuk berlebaran di kampung halaman.

“Mudik gratis ini sangat membantu sekali karena bisa mengurangi biaya untuk mudik. Terlebih saya yang masih mahasiswa sehingga meringankan biaya kepulangan saya ke kampung halaman untuk berlebaran,” katanya.

Iya berharap, mudik gratis tersebut bisa diselenggarakan setiap tahunnya. Sehingga masyarakat yang merantau bisa pulang ke kampung halaman tanpa mengeluarkan biaya yang cukup banyak. (*)

Pos terkait