Nunung Sri Yanto Dilantik, Dekopin Semarang Siap Perkuat Koperasi dan Dorong Unit Usaha Mandiri

Nunung Sri Yanto Dilantik, Dekopin Semarang Siap Perkuat Koperasi dan Dorong Unit Usaha Mandiri
Nunung Sri Yanto Dilantik, Dekopin Semarang Siap Perkuat Koperasi dan Dorong Unit Usaha Mandiri

SEMARANGUPDATE.COM – Nunung Sri Yanto resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kota Semarang, Selasa (3/2/2026). Usai dilantik, ia langsung menegaskan komitmennya menggerakkan koperasi agar lebih aktif, produktif, dan benar-benar memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Menurut Nunung, Dekopin tidak boleh hanya menjadi organisasi administratif, melainkan harus memiliki program konkret dan unit usaha mandiri yang mampu menopang operasional sekaligus membantu koperasi berkembang.

Bacaan Lainnya

“Dekopin jangan hanya diam. Harus bergerak dan punya usaha sendiri supaya bisa mendukung gerakan koperasi di Semarang,” kata Nunung.

Ia menegaskan, penguatan koperasi di daerah akan diselaraskan dengan program Koperasi Merah Putih yang masuk dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan penguatan ekonomi dari tingkat akar rumput. Karena itu, setelah kepengurusan terbentuk, pihaknya akan menggelar rapat kerja untuk menyusun langkah prioritas dan strategi pengembangan koperasi.

Selain penguatan kelembagaan, Nunung juga menyoroti persoalan permodalan. Menurutnya, banyaknya bank kecil di Kota Semarang belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan koperasi. Dekopin pun membuka peluang menggandeng pengusaha nasional hingga internasional untuk membentuk bank koperasi atau pusat layanan keuangan khusus koperasi.

“Harapannya ada bank koperasi atau pusat layanan keuangan khusus koperasi di Semarang. Selama ini belum ada, padahal itu penting untuk permodalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dekopin akan bekerja sama dengan Dinas Koperasi Kota Semarang serta koperasi primer dan sekunder, termasuk Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan. Sinergi antar-pihak dinilai penting agar program berjalan maksimal.

Nunung juga mengingatkan pentingnya integritas pengurus. Menurutnya, koperasi harus dikelola secara jujur dan transparan.

“Jangan sampai ada korupsi. Pengurus harus jujur karena ini untuk kepentingan masyarakat. Kalau tidak jujur, organisasi tidak akan jalan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dekopinwil Jawa Tengah, Sri Hartini, ST, turut memberikan arahan terkait pengembangan bisnis Koperasi Desa Merah Putih. Ia menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional agar mampu memberi manfaat ekonomi nyata bagi anggota.

“Koperasi harus dikelola secara profesional dan memiliki unit usaha yang jelas agar benar-benar memberi manfaat ekonomi bagi anggotanya,” ujar Sri Hartini saat diwawancarai.

Ia juga mendorong pengurus menyiapkan strategi usaha yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan pasar. Sri Hartini diketahui terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Tengah periode 2025–2030.

Melalui penguatan kelembagaan, permodalan, dan unit usaha produktif, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan dan desa serta menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Semarang. (*)

Pos terkait