Kesadaran Berzakat Meningkat, Penerimaan ZIS Kota Salatiga Tumbuh Signifikan

Kesadaran Berzakat Meningkat, Penerimaan ZIS Kota Salatiga Tumbuh Signifikan
Kesadaran Berzakat Meningkat, Penerimaan ZIS Kota Salatiga Tumbuh Signifikan

SEMARANGUPDATE.COM – Kesadaran masyarakat dan instansi di Kota Salatiga dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut tercermin dari realisasi penerimaan ZIS yang terus mengalami pertumbuhan, bahkan mendapat apresiasi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Salatiga.

Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menyampaikan, dalam kurun waktu enam tahun terakhir, penerimaan ZIS di Kota Salatiga tumbuh rata-rata sebesar 41,26 persen per tahun. Pada 2025, penerimaan ZIS meningkat tajam hingga mencapai 62,16 persen.

“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran sekaligus kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui Baznas. Ini juga menjadi bukti bahwa Baznas Kota Salatiga dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Nina Agustin.

Ia juga mengapresiasi konsistensi Baznas Kota Salatiga dalam memberikan pelayanan kepada umat, serta membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Salatiga dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi atas tren positif tersebut diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada sejumlah instansi, sekolah, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid yang secara rutin berkontribusi dalam penyaluran ZIS. Kegiatan awarding tersebut dirangkai dengan Apel Luar Biasa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Baznas, yang digelar di halaman Pemerintah Kota Salatiga, Senin (26/1/2026).

Selain mencatat pertumbuhan penerimaan ZIS, Baznas Kota Salatiga juga terus mengembangkan program-program pendayagunaan, yang memberikan dampak langsung bagi mustahik. Pada momentum HUT ke-25 ini, Baznas meluncurkan sejumlah program terobosan dalam rangka penguatan ekonomi umat.

Program tersebut meliputi Program ZMart, berupa bantuan bagi 40 mustahik pelaku usaha warung kelontong se-Kota Salatiga dengan total anggaran Rp320 juta. Selain itu, diluncurkan pula Program Pelatihan Salon Wanita bagi 20 mustahik dengan nilai anggaran Rp20 juta, serta Program Baznas Microfinance Masjid berupa bantuan modal usaha bagi 100 mustahik dengan total anggaran Rp300 juta.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Baznas Kota Salatiga juga menyerahkan Baznas Award kepada penerima dari berbagai kategori, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, hingga UPZ masjid. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah indikator penilaian, antara lain tingkat kesadaran berzakat, rata-rata perolehan ZIS per bulan, ketertiban pelaporan, inovasi, serta indikator pendukung lainnya.

Melalui momentum HUT ke-25 ini, Baznas Kota Salatiga berharap tren positif kesadaran berzakat di tengah masyarakat dapat terus meningkat, seiring dengan penguatan sinergi antara pemerintah, instansi, dan masyarakat, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Salatiga yang berkelanjutan. (***)

Pos terkait