Guru Didorong Adaptif Teknologi, Pemkot Semarang Tekankan Penguatan Karakter

Guru Didorong Adaptif Teknologi, Pemkot Semarang Tekankan Penguatan Karakter
Guru Didorong Adaptif Teknologi, Pemkot Semarang Tekankan Penguatan Karakter

SEMARANGUPDATE.COM — Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Koordinator Satuan Pendidikan (Korsatpen) Kecamatan Ngaliyan yang digelar di Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo, Kamis (2/4).

Dalam kesempatan tersebut, Iswar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara sebagai ajang mempererat silaturahmi setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan bahwa Halal Bihalal tidak sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antarsesama setelah menjalani ibadah Ramadan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Semarang, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga seluruh amal ibadah kita selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.

Iswar juga menyoroti tantangan di sektor pendidikan yang semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya pengaruh media sosial terhadap generasi muda.

Ia menekankan bahwa peran guru kini tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk karakter.

“Pengaruh media sosial sangat besar. Ini menjadi tanggung jawab bersama, khususnya para pendidik, untuk memastikan anak-anak kita tidak kehilangan nilai-nilai budaya dan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong para guru untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan pentingnya pendidikan karakter.

Kegiatan tersebut dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antarpendidik di Kecamatan Ngaliyan sekaligus membangun kebersamaan dalam mendukung pembangunan Kota Semarang.

“Fondasi yang kuat adalah kebersamaan. Dari sinilah kita bisa melangkah bersama membangun Semarang yang semakin hebat,” pungkasnya.

Acara Halal Bihalal berlangsung hangat dan dihadiri kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan di wilayah Kecamatan Ngaliyan.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Kota Semarang. (*)

Pos terkait