SEMARANGUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Temanggung menegaskan komitmennya untuk tetap melaksanakan pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dalam kondisi tersebut, sektor infrastruktur dan Sumber Daya Alam (SDA) tetap menjadi prioritas utama.
Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Aula Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Senin (26/1/2026).
Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Manusia dan Pemerintahan Bapperida Temanggung, Ewiek Khavida, menjelaskan, saat ini terdapat pengkhususan dalam pengusulan program pembangunan sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran.
“Sekarang pengusulan program hanya difokuskan pada bidang infrastruktur dan SDA,” jelas Ewiek.
Menurutnya, kebijakan tersebut diterapkan agar perencanaan pembangunan tetap tepat sasaran dan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, meskipun di tengah keterbatasan fiskal.
Dalam skema kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Temanggung menargetkan sekitar 40 persen anggaran daerah dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana.
“Dengan anggaran yang terbatas, pembangunan harus tetap berjalan,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Kedu Subkhan Ashadi menyampaikan, pelaksanaan Musrenbang di wilayahnya telah sesuai dengan regulasi yang berlaku, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan perempuan dan pemerintah desa.
Ia menambahkan, Kecamatan Kedu tetap memprioritaskan pembenahan infrastruktur yang masih membutuhkan perhatian, seperti jalan desa dan jembatan. (***)







