Bank Mandiri dan Universitas Semarang Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Bank Mandiri dan Universitas Semarang Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa Tingkat Akhir
Bank Mandiri dan Universitas Semarang Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

SEMARANGUPDATE.COM – PT Bank Mandiri Persero Tbk, melalui kerja sama dengan Universitas Semarang (USM), menyalurkan bantuan pendidikan dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi mahasiswa, Senin (30/3/2026).

Program ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.

Bacaan Lainnya

CEO Region VII Jawa 2 Wilayah Semarang, Iwan Tri Imawan, menjelaskan bahwa TJSL merupakan wujud komitmen BUMN untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan.

“Sebagai perusahaan besar, kami memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Salah satunya melalui penyaluran bantuan pendidikan ini, untuk membantu mahasiswa yang mengalami kendala finansial agar dapat menyelesaikan studinya dengan baik,” ujarnya.

Iwan menambahkan, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa dukungan finansial, tetapi juga menyasar mahasiswa berprestasi agar dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan berperan dalam meningkatkan kualitas SDM nasional.

Program TJSL sebelumnya dikenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR) dan rutin diselenggarakan setiap tahun, menyasar berbagai tingkatan pendidikan dari sekolah hingga perguruan tinggi.

Wakil Rektor I Universitas Semarang, Prof. Dr. Ir. Haslina MSi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ini.

Ia menyebutkan, sebanyak 90 mahasiswa dari berbagai program studi menerima bantuan pendidikan pada kesempatan tersebut.

“Alhamdulillah, program TJSL Bantuan Pendidikan ini berjalan dengan baik dan lancar. Kami berharap program ini dapat berkelanjutan, sehingga semakin banyak mahasiswa yang terbantu dan dapat menyelesaikan studi tepat waktu,” ujarnya.

Bantuan beasiswa diberikan langsung melalui sistem pembayaran biaya pendidikan kampus, bukan secara tunai. Seleksi difokuskan pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan tugas akhir.

Salah satu penerima, Berlinda Dwi Kusuma Putri dari Fakultas Psikologi USM, mengaku sangat terbantu.

“Senang sekali, karena biaya pendidikan jadi terbantu. Jadi bisa lebih fokus menyelesaikan skripsi tanpa harus memikirkan biaya lagi,” tuturnya.

Berlinda berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak mahasiswa.

Melalui TJSL, diharapkan tercipta sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dalam mencetak generasi unggul serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. (*)

Pos terkait