SEMARANGUPDATE.COM — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah ulama di wilayah Pekalongan dan Kota Semarang pada Kamis, 26 Maret 2026.
Dalam pertemuan tersebut, para ulama menyampaikan berbagai nasihat dan pesan penting kepada pemimpin tertinggi di Jawa Tengah itu.
Kegiatan silaturahmi diawali dengan kunjungan ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Fusha Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, KH Muhammad Dzilqon.
Suasana hangat mewarnai pertemuan yang berlangsung di tengah rintik hujan di wilayah Pekalongan. Beragam topik dibahas secara santai, termasuk terkait peristiwa jebolnya tanggul Sungai Bremi.
“Hujan terus dari semalam kiai. Ini tadi sudah ada laporan tanggul jebol di Pekalongan, habis ini saya ke sana,” ujar Luthfi.
Di sela perbincangan, Kiai Dzilqon menyampaikan pesan agar Luthfi senantiasa menjaga kesabaran dan tanggung jawab dalam memimpin.
Ia juga mengingatkan bahwa salah satu kunci keberhasilan adalah dengan memuliakan orang lain. Dalam konteks kepemimpinan, hal itu berarti memuliakan rakyat.
Selain itu, seorang pemimpin juga diharapkan banyak tersenyum, terutama kepada masyarakat.
“Ingin membangun negara, harus sabar dan bersama-sama,” lanjut Kiai Dzilqon.
Pada hari yang sama, Luthfi turut bersilaturahmi dengan Habib Luthfi bin Yahya di kompleks Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan.
Dalam kesempatan itu, Luthfi mengungkapkan kedekatannya dengan Habib Luthfi yang telah terjalin sejak sekitar 19 tahun lalu, saat dirinya menjabat sebagai Kapolres Batang.
Berbagai pengalaman dan kebersamaan keduanya kembali dikenang dalam suasana penuh keakraban.
Usai bersilaturahmi di Pekalongan, Luthfi menyempatkan diri meninjau kondisi tanggul Sungai Bremi yang jebol di wilayah Pabean Barat, Kota Pekalongan.
Selanjutnya, ia melanjutkan kunjungan ke kediaman KH Shodiq Hamzah, pengasuh Ponpes Asshodiqiyah di kawasan Kaligawe, Kota Semarang.
Dalam pertemuan tersebut, ia kembali menerima pesan untuk terus menjaga hubungan baik dengan seluruh lapisan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa dirinya telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah untuk bekerja secara kolaboratif dalam menangani berbagai persoalan masyarakat.
Termasuk memperkuat sinergi dengan para bupati dan wali kota dalam pembangunan daerah. (*)














