347 Calon Jemaah Haji Kota Pekalongan Siap Berangkat pada Musim Haji 2026

347 Calon Jemaah Haji Kota Pekalongan Siap Berangkat pada Musim Haji 2026
347 Calon Jemaah Haji Kota Pekalongan Siap Berangkat pada Musim Haji 2026

SEMARANGUPDATE.COM – Sebanyak 347 calon jemaah haji (calhaj) asal Kota Pekalongan dipastikan siap berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Jumlah tersebut sudah termasuk petugas haji daerah dan pembimbing ibadah.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekalongan, R Antono, mengatakan angka tersebut merupakan hasil akhir dari proses pelunasan biaya, mutasi jemaah, serta optimalisasi kuota cadangan yang berlangsung dalam beberapa tahap.

Bacaan Lainnya

“Untuk Kota Pekalongan, kuota awalnya kita mendapatkan 368 jemaah. Namun dalam perjalanannya, jumlah tersebut mengalami dinamika karena adanya jemaah yang mutasi keluar daerah, menunda keberangkatan, hingga tidak mampu melunasi biaya haji,” ujar Antono, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, pada tahap pertama pelunasan tercatat 285 jemaah menyelesaikan pembayaran. Namun, 11 orang mutasi keluar dan dua orang menunda keberangkatan sehingga tersisa 272 jemaah. Pada tahap kedua, 26 orang melunasi biaya, tetapi satu orang kembali mutasi keluar, sehingga tersisa 25 jemaah.

Selain itu, terdapat 43 jemaah cadangan yang menyatakan kesiapan. Dari jumlah tersebut, 34 orang naik ke kuota reguler, meski satu orang kembali mutasi keluar.

“Selain itu, kita juga memiliki jemaah cadangan. Dari 43 orang jemaah cadangan yang menyatakan kesanggupan, sementara ini 34 orang jemaah bisa naik ke kuota reguler, namun satu di antaranya kembali mutasi keluar,” jelasnya.

Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dilakukan dalam dua tahap, yakni hingga 23 Desember 2025 untuk tahap pertama, serta 2–9 Januari 2026 untuk tahap kedua, termasuk masa perpanjangan. Namun, tidak ada tambahan pelunasan dari Kota Pekalongan pada masa tersebut.

“Untuk Kota Pekalongan, meskipun dibuka perpanjangan, tidak ada tambahan jemaah yang melunasi. Jadi kita tidak masuk dalam perpanjangan itu,” terangnya.

Antono menambahkan, sebagian besar jemaah telah mengikuti bimbingan manasik dan pemeriksaan kesehatan. Mayoritas tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), yakni Kopena, Yayasan As-Salamah, Aisyiyah, dan Al-Fairus, sementara sebagian lainnya memilih kelompok mandiri.

Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekalongan juga menjadwalkan manasik tingkat kota pada 9 Februari 2026 di Hotel Dafam, dilanjutkan empat kali manasik lanjutan pada 11, 12, 14, dan 15 Februari 2026.

“Dengan rangkaian persiapan tersebut, kami berharap seluruh calon jemaah haji asal Kota Pekalongan dapat menjalankan ibadah haji tahun 2026 dengan lancar, aman, dan khusyuk, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya. (*)

Pos terkait