SEMARANGUPDATE.COM – Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Universitas Semarang (USM) merayakan puncak Hari Ulang Tahun ke-30 di Vila Bokong Semar, Gunungpati, Semarang, Jumat malam (26/12/2025).
Selama tiga dekade, KSR PMI USM dikenal aktif dalam penanggulangan bencana, termasuk banjir di Gubug Grobogan dan Kota Semarang. Ketua Bidang Anggota & Relawan PMI Kota Semarang, Wiwit Rijanto, SH, MH, menegaskan peran penting KSR USM dalam aksi kemanusiaan.
“PMI Kota Semarang memberikan penghargaan kepada USM atas peran aktif dalam membantu PMI dalam penanggulangan bencana, dan KSR PMI Unit USM selalu terdepan dalam hal kemanusiaan. Hal ini bisa mendorong KSR perguruan tinggi lain untuk meniru apa yang dilakukan oleh USM,” ujar Wiwit.
Ia menambahkan, dukungan penuh dari Rektor USM menjadi kekuatan besar. “Bahkan saat banjir di Gubug Grobogan, Rektor USM juga hadir dan memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Acara ini turut dihadiri mitra organisasi kemanusiaan seperti BASARNAS, BPBD Kota Semarang, 505 Rescue, Bankom SRITI, serta KSR dari berbagai perguruan tinggi di Semarang, termasuk Unis Walisongo, Polines, Poltekkes Kemenkes, Unissula, dan Unwahas.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan USM, Prof Dr Haslina MSi, menyampaikan apresiasi atas kiprah KSR USM. “Pada usia yang sudah cukup dewasa ini KSR USM sudah melakukan aksi nyata untuk kemanusiaan antara lain penanggulangan bencana Tsunami Aceh, Gempa Yogyakarta, Longsor Purworejo dan Banjarnegara, Gunung Merapi, Gunung Kelud, Gempa Lombok, Banjir Kota Semarang, Banjir Demak, dan Banjir Grobogan,” ungkapnya.
Prof Haslina berharap kiprah KSR USM menjadi amal baik. “Semoga apa yang sudah dilakukan oleh KSR PMI USM menjadi amal baik dan diberikan keberkahan untuk kita semua. Kami juga berterima kasih kepada KSR Unit Perguruan Tinggi lain yang ikut berkolaborasi dengan KSR USM dalam penanganan bencana di Semarang,” tambahnya.
Dalam puncak HUT ke-30 ini, KSR PMI USM memberikan penghargaan kepada perintis, komandan, anggota, serta pendamping teknis eksternal yang telah berkontribusi dalam penanggulangan bencana tingkat nasional.
Penghargaan perintis KSR PMI USM diberikan kepada Aris Monoadi, Andi Djatmiko, dan Zumar Makruf. Sementara penghargaan penugasan nasional diberikan kepada Dwi Handoko W., Andi Jatmiko (Gempa dan Tsunami Sulteng, Banjir DKI Jakarta), Afista Sofi (Banjir DKI Jakarta), Saiful Hadi (Tsunami Aceh, Gempa Lombok), dan Nurul Ridwan (Tsunami Aceh).
Selain itu, penghargaan pendamping teknis eksternal diberikan kepada Didik S.N, Roy Syaifudin, Suyanto, dan Sri Widiyanto. Sedangkan penghargaan sebagai pemangku wilayah pendidikan KSR PMI USM diberikan kepada Bapak Pamin.







