15.520 Pendaftar Serbu UIN Walisongo Semarang Lewat Jalur SPAN-PTKIN 2026, Ini Prodi Paling Diminati

UIN Walisongo Semarang menerima calon mahasiswa baru dari jalur SPAN-PTKIN 2026 sebanyak 15.520 peminat yang nantinya memperebutkan 3.758 kuota mahasiswa baru. (Dok UIN Walisongo)

SEMARANGUPDATE.COM – UIN Walisongo Semarang kembali menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu perguruan tinggi Islam favorit di Indonesia.

Pada seleksi jalur SPAN-PTKIN 2026, tercatat sebanyak 15.520 peminat mendaftar untuk memperebutkan kuota terbatas.

Dari jumlah tersebut, hanya 3.758 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos dan diterima di 28 program studi (prodi) yang tersedia.

Tingginya jumlah pendaftar ini mencerminkan tingkat persaingan yang semakin ketat di kalangan lulusan madrasah dan sekolah menengah.

Humas UIN Walisongo Semarang, Astri Amanati Budiningtyas, mengapresiasi antusiasme calon mahasiswa pada tahun ini.

“Kami sangat bangga melihat tingginya minat generasi muda untuk menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang. Persaingan tahun ini sangat kompetitif, terutama pada prodi-prodi ekonomi dan kependidikan,” ujarnya, dikutip dari walisongo.ac.id, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, bagi peserta yang telah dinyatakan lulus, segera melakukan daftar ulang agar tidak kehilangan kesempatan.

Registrasi ulang dijadwalkan berlangsung pada 8–22 April 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi kampus.

Pada tahun ini, Program Studi Ekonomi Syariah/Ekonomi Islam menjadi prodi dengan peminat tertinggi, yakni mencapai 2.957 pendaftar dengan tingkat keketatan 1:20.

Sejumlah prodi lain juga mencatatkan persaingan tinggi, di antaranya Perbankan Syariah (1:22) dengan 2.183 peminat, Akuntansi Syariah (1:15) dengan 2.287 peminat, Pendidikan Biologi (1:13) dengan 1.946 peminat, serta Manajemen Pendidikan Islam (1:16) dengan 961 peminat.

Pihak kampus mengingatkan peserta yang lolos agar menyiapkan seluruh dokumen dan mengikuti jadwal registrasi dengan cermat. Keterlambatan dalam proses daftar ulang dapat berakibat pada pembatalan kelulusan.

Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil melalui jalur SPAN-PTKIN, masih tersedia kesempatan melalui jalur seleksi lain seperti UM-PTKIN dan jalur mandiri. (*)

Pos terkait